Sambutan Dekan

Lembaga Pers Mahasiswa Hukum Universitas Ichsan Gorontalo (LPMH-UIG) adalah salah satu kegiatan Mahasiswa di Fakultas Hukum Universitas Ichsan Gorontalo yang merupakan sebuah organisasi kemahasiswaan yang bergerak dibidang jurnalistik.  Didirikan pada tanggal 1 Desember 2018, LPMH-UIG dirintis oleh aktivis gerakan mahasiswa, khususnya aktivis pers mahasiswa di awal tahun 2018.

Dibentuknya LPMH-UIG tidak terlepas dari tuntutan gerakan pengembangan kreatifitas mahasiswa dan bagian dari inovasi yang dikembangkan untuk menjawab tantang jaman khususnya dibidang hukum. Hal ini didukung penuh oleh Dekan Fakultas Hukum.

Aktivis gerakan pers mahasiswa, menilai bahwa gerakan mahasiswa membutuhkan media informasi yang investigatif, untuk membentuk sebuah Lembaga Pers Mahasiswa dan dekan fakultas hukum mencapai kata sepakat membentuk dengan nama Lembaga Pers Mahasiswa Hukum Universitas Ichsan Gorontalo (LPMH-UIG) yang kini menjadi Lembaga Pers Mahasiswa Hukum Universtias Ichsan Gorontalo (LPMH-UIG), dengan SK dekan No.37/FH-UIG/XII/2108.

Pendiri LPMH-UIG dengan keyakinan dan idealismenya mencoba menginformasikan kebijakan negara yang patut di ketahui publik atau masyarakat baik  hukum, sosial, politik dan ekonomi rakyat.  dengan mengusung slogan “Jurnalisme adalah Aspirasi Rakyat”. Dengan bersandar pada Tridharma Perguruan Tinggi.

Posisi Pers Mahasiswa Terhadap Iklim kebebasan pers yang sedang berkembang sekarang ini tidak secara ekspilist disebutkan dalam UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Namun secara fungsional, pers mahasiswa menjalankan aktivitas jurnalistik sebagaimana diatur dalam pasal 1 (1) UU No. 40 Tahun 1999 tentang pers. Yang Menyatakan “Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari, memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya dengan menggunakan media cetak, media elektronik, dan segala jenis saluran yang tersedia.” Dan tentunya bersandar pula pada undang undang dasar negara republik indonesia tahun 1945 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat didepan umum.